Mengindentifikasikan Makhluk Hidup Secara Dikotom

Dalam mengetahui jenis makhluk hidup kita kebingungan dalam menentukan dua makhluk hidup yang hampir sama, seperti pada durian dan helai. Dua buah tersebut hampir sama tetapi juga memiliki ketidak miripan sehingga kedua tersebut masuk pada jenis yang berbeda. Jadi, disini kita akan mempelajari tentang mengidentifikasikan maklhuk hidup.


Dalam mempelajari makhluk hidup kita harus tahu yang namanya taksonomi dan aturan bionomil nomenclatur (Aturan Tata Nama). Taksonomi adalah ilmu mempelajari tentang tingkatan takson atau bisa kita bilang tingkatan dari makhluk hidup dalam setiap pengelompokkannya. Sedangkan Bionomil Nomenclatur adalah aturan tata nama dalam memberikan nama untuk jenis organisme yang kita ketahui.

Para ahli taksonomi telah menemukan alat bantu untuk mengindentifikasikan suatu jenis atau kelompok makhluk hidup. Alat tersebut dinamakan kunci determinasi.


Mengindentifikasikan makhluk hidup secara dikotom
Mengidentifikasikan Makhluk Hidup
Kunci determinasi memuat sejumlah keterangan mengenai ciri-ciri suatu jenis atau kelompok makhluk hidup. Kunci determinasi paling sederhana yang digunakan untuk mengindentifikasi suatu jenis atau kelompok makhluk hidup disebut kunci dikotom.

Cara dikotom memang tidak mudah karena perlu perulangan dan memahami perbedaan pada makhluk hidup tersebut dari yang sedikit berbeda sampai sangat berbeda.

Kunci dikotom adalah kunci determinasi yang terdiri atas dua keterangan yang berlawanan dari ciri-ciri yang dimiliki oleh suatu jenis atau kelompok makhluk hidup.

Untuk memahami lihat cara kerja dikotom di bawah ini;
Perhatikan kunci dikotom Tumbuhan dan jamur berikut ini!
1. a. Berklorofil (2)
    b. Tidak Berklorofil (6)
2. a. Tidak Berpembuluh (Bryophyta)
    b. Berpembuluh (3)
3. a. Reproduksi dengan Spora (Pteridophyta)
    b. Reproduksi dengan Biji (4)
4. a. Berbiji Terbuka (Gymnospermae)
    b. Berbiji Tertutup (5)
5. a. Berkeping dua (Dicotyledoneae)
    b. Berkeping satu (Monocotyledoneae)
6. a. Reproduksi menggunakan Basidium(Basidiomycota)
    b. Reproduksi dengan Askus (Ascomycota)

Dari dikotom tersebut kita bisa mengidentifikasikan untuk mendapatkan termasuk golongan tumbuhan mana yang kita identifikasikan.

Cara mengidentifikasikan yang pertama adalah 
1. bahan identifikasikan itu berklorofil atau tidak. Jika berklorofil maka masuk ke no. 2. dan jika tidak masuk lanjut nomor 6 sebagai jamur bukan tumbuhan.

2. Jika berklorofil maka kita amati tumbahan itu berpembuluh atau tidak. jika berpembuluh masuk ke no. 3. dan jika tidak masuk golongan Bryphyta atau disebut lumut sejati.

3. Jika Berpembuluh maka kita amati lagi apakah tumbuhan itu berreproduksi secara spora atau dengan biji. Jika berspora masuk ke dalam golongan Pteridophyta atau disebut tumbuhan paku-pakuan nama lainnya berpembuluh sejati. Dan jika berbiji lanjut ke no. 4

4. Jika berbiji terbuka maka kita amati lagi apakah berbiji terbuka atau tertutup. Jika Terbuka maka termasuk golongan Gymnospermae. Jika berbiji tertutup lanjut ke no.5. dan begitu seterusnya.

Sebenarnya kunci diterminasi lebih banyak dan lebih kompleks lagi. kunci determinasi bisa sampai membedakan antara cabai rawit dengan cabai kecil. sehingga jika di buat lengkap mungkin habis sebukuan bahkan untuk blogku saja bisa keriting tangan.

Kalian Bisa membuat determinasi sendiri dengan cara di bawah ini;
1. Tentukan dari yang paling tinggi misalnya fungi dengan tumbuhan, lalu diikuti yang di bawahnya.
    misalnya lagi tumbuhan di pecah menjadi spermatophyta, bryophyta dan pteridophyta.

2. Tentukan ciri-ciri membedakan keduanya.

3. Ciri- ciri harus tidak ada dipunyai oleh makhluk lain dan hanya dipunyai oleh golongan tertentu.

4. Buatlah Kunci determinasi dengan susunan tadi.

Ya... Itu saja yang saya bisa postingkan jika ada kurang jelas komentar di blog kami..... 
Post a Comment