Pengukuran Menjadi Bagian Pengamatan

IPA > Materi IPA SMP > Objek IPA dan Pengamatannya

Dalam artikel kali ini membahas tentang Pengukuran Menjadi Bagian Pengamatan.
Ini Definisi dari pengukuran dan besaran;
Pengukuran adalah kegiatan atau proses membandingkan suatu besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang dipakai sebagai satuan. Besaran adalah segala suatu yang dapat diukur. Satuan adalah sesuatu yang menyertai nilai besaran yang diukur.


Untuk memahami yang mana besaran dan satuan, lihatlah Contoh Gambar Dibawah Ini :

Besaran, Nilai, dan Satuan
Perbedaan Besaran, Nilai, dan Satuan
Besaran Pokok
Besaran pokok adalah besaran yang tidak bisa dibagi menjadi besaran-besaran yang lain. Besaran pokok memiliki tujuh besaran pokok dan satuan sistem international (SI) yang diberikan oleh para ilmuwan.. Ketujuh besaran pokok dapat dilihat dibawah ini.
Besaran Pokok dan Sistem International
Tabel Tujuh Besaran Pokok beserta Sistem International (SI)
Dalam pengukuran kita memiliki standarisasi satuan untuk memudahkan dalam pengukuran penelitian, tidak menjadi perbedaan pada nilai satuan. misalnya; penelitian yang satu menggunakan inci, yang satu lagi menggunkan cm. Maka, akan mempersulit dalam penelitian karena harus mengubah ke penelitian yang berbeda, jadi diperlukan namanya standarisasi pengukuran.

Dalam besaran ada namanya sistem metriks sebagai dasar dalam besaran yang disebut sistem MKS (meter, kilogram, sekon).

1. Standar Satuan Panjang
Untuk menetapkan satuan panjang dibuatlah meter standar yang berbentuk batang, terbuat dari bahan campuran platina-iridium. Satuan besaran panjang secara international adalah meter. Untuk dapat memberikan pengertian yang seragam di seluruh dunia maka dibuatlah meter standar. Meter standar tersebut disimpan di Sevres, Perancis. Saat ini satu meter didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh cahaya dalam ruang hampa selama 1 : 299.792.458 sekon.

a. Mistar
Alat ukur panjang yang biasa kalian gunakan adalah mistar. Ketelitian mistar adalah 0,5 mm. Nilai 0,5 mm diperoleh dari setengah skala terkecil pada mistar. Skala terkecil pada mistar adalah 1 mm.

b. Jangka Sorong
Jangka sorong terdiri atas dua bagian utama, yaitu bagian yang tetap dan bagian yang dapat digeser-geser. Pada bagian yang tetap diberi skala seperti pada mistar, sedangkan pada bagian yang dapat digeser-geser diberi 10 skala dengan panjang 9 mm, yang disebut skala nonius. Batas ketelitian jangka sorong pada umumnya adalah 0,1 mm.


c. Mikrometer Sekrup
Mikrometer sekrup terdiri atas skala putar dan skala utama. skala putar terdiri dari 50 skala. Batas ketelitian mikrometer sekrup adalah 0,01 mm.

Untuk memahami cara kerja dan pengukuran menggunakan mikrometer sekrup, maka simaklah video di bawah ini;

2. Standar Satuan Massa
Massa dapat dikatakan sebagai jumlah zat dalam benda. Massa benda selalu tetap. Satuan dalam SI untuk massa adalah kilogram. Untuk mendapatakan pengertian yang seragam di seluruh dunia, standar satuan massa juga harus ditetapkan terlebih dahulu. Standar satuan massa yang digunakan adalah satu kilogram.

Satu kilogram standar didefinisikan sebagai massa satu silinder logam yang terbuat dari platina-iridium. Massa standar itu ditetapkan tahun 1887 dan sampai sekarang belum ada perubahan. Massa kilogram standar inilah yang dideinisikan sebagai 1 kg. Massa 1 kg sama dengan massa 1 liter air murni pada suhu 4 derajat Celcius.

3. Standar Satuan Waktu
Waktu adalah besaran yang menunjukkan lamanya suatu peristiwa terjadi. Satuan waktu dalam SI adalah sekon (s).

Untuk mendapatkan pengertian yang sama mengenai satuan waktu sama dibuatlah standar satuan waktu, yaitu satu sekon.

Pada awalnya, definisi satu sekon diterapkan atas dasar perputaran bumi pada sumbunya (rotasi).  Seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi, ditemukanlah jam atom.

Dengan jam atom, dapat diperoleh pengukuran waktu yang sangat teliti karena penentuannya didasarkan atas getaran atom (atom sesium-133). Kesalahan yang terjadi hanyalah 1 detik selam 3.000 tahun. Penentuan waktu standar berdasarkan getaran atom sesium-133 diberlakukan sejak tahun 1967 sampai sekarang.

Satu sekon adalah waktu yang diperlukan oleh atom sesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9.192.631.770 kali.

Besaran Turunan (Satuannya)
Besaran turunan adalah besaran yang memiliki dua atau lebih satuan dari besaran pokok.
Untuk memahami besaran turunan, lihatlah contoh di bawah ini ;
Tabel Besaran Turunan
Besaran Turunan
Awalan dan Konversi Satuan
1. Awalan
Penggunaan awalan satuan berguna untuk memudahkan dalam berkomunikasi karena angkanya menjadi lebih sederhana.

Untuk memahami awalan satuan, lihatlah tabel di bawah ini;
Awalan Satuan
Awalan Satuan berdasarkan SI
2. Konversi
Konversi berguna untuk memudahkan dalam berkomunikasi dengan satuan yang berbeda
Contoh berapa satuan konversi, dilihat pada tabel ini;


Satuan Konversi

Daftar Pustaka
Purwanto, B., A. Nugroho. 2014. Eksplorasi Ilmu Alam untuk Kelas VII SMP dan MTs. Jakarta. PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

0 komentar: