Kesalahan-Kesalahan Dalam Belajar di Sekolah/Kampus

Kesalahan-Kesalahan Dalam Belajar di Sekolah/Kampus
Sebagai seorang pelajar kita mendambakan diri kita akan berhasil dan sukses pada hari ini maupun pada masa depan kita. Tetapi itu semua tidak mudah terutama kesalahan-kesalahan dalam belajar di sekolah maupun di kampus yang sering kita lakukan. 

Jangan sampai kalian tidak lulus, tidak naik, atau mendapatkan nilai jelek karena kesalahan kita. Jika kesalahan kita lakukan dan mendapatkan hasil yang tidak baik akan membuat orang tua kita sedih.

Jadi, sebelum terjadi itu ada baiknya kalian untuk mengetahui kesalahan-kesalaham dalam belajar di sekolah maupun di kampus agar kalian dapat sukses di masa depan,  dan inilah kesalahan-kesalahannya;

Pertama, belajar secara SKS (Sistem Kebut Semalam). Kesalahan yang sering dilakukan oleh pelajar adalah hanya belajar ketika mau ujian sehingga belajar tidaklah maksimal. Belajar tidak bisa melakukan dengan cara tersebut karena banyak sekali pelajaran yang harus kita pelajari. Pelajaran-pelajaran yang banyak tidak akan mampu masuk ke otak dalam sekejap. Kita harus membagikan waktu-waktu belajar menjadi lebih sedikit tetapi rutin, Itu lebih baik. 

Coba kalian pikirkan menghafal sebuah novel hanya dalam semalaman dan kalian ingat semua kejadian-kejadiannya, tokohnya, waktunya, dan lain-lain. Pasti sebagian orang tidak mungkinkan. Itu baru satu buku, jika 2 sampai 3 buku apa kalian bisa. Jadi, cobalah belajar rutin bukan sekaligus ya...

Kedua, selalu menunda-nunda tugas. Ini juga kesalahan yang sering dilakukan oleh para pelajar. Menunda-nunda tugas akan berakibat tidak terkerjakan tugas kalian, jika mengalami keadaan darurat. Misalnya kalian mengerjakan tugas membuat makalah sekolah lalu kalian menunda sampai satu hari sebelum dikumpul dan tiba-tiba waktu itu listrik padam. 

Apa yang kalian lakukan pada saat itu, pasti kalian akan gelabakan karena mencari dimana orang yang tempatnya masih menyala listriknya. Jika kalian tidak ketemu apa kalian bisa mengerjakan tugas kalian yang besok harus dikumpul, jawabannya tidak bukan. Jadi, biasakan mengerjakan tugas setelah tugas itu diberikan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Ketiga, tidak mencatat apa yang guru atau dosen terangkan. Kesalahan ini adalah bagi orang yang tidak mau mencatat dan hanya mau meminjam catatan teman kalian. Terkadang teman kita dapat meminjamkan catatannya tetapi tidak selamanya. Jika teman yang kita akan pinjam catatannya sakit, siapa lagi yang akan kita pinjam catatannya. 

Kita mencatat sebagian guru termasuk dalam penilaian mereka. Jadi kalian harus mencatatnya kalau tidak kalian dicap sebagai pelajar yang bermasalah. Dengan mencatat kita dapat membuat kita menjadi lebih baik dalam hal menulis dan menangkap apa guru atau dosen terangkan. Jadi, usahakan mencatat dari mulai sekarang.

Keempat, tidak menjaga sikap di sekolah atau kampus. Ini adalah kesalahan terbesar para pelajar. Dengan tidak menjaga sikap, guru atau dosen kita akan memberikan hukuman secara langsung maupun tidak langsung. Hukuman yang paling bahaya adalah dengan cara tidak langsung karena kita akan mendapatkan hal tidak diinginkan tanpa kita sadari. Misalnya, nilai kalian tiba-tiba mendapatkan D atau nilai sikap kalian mendapatkan nilai 50 atau sebagainnya. Ingat, sikap termasuk dalam penilaian di sekolah maupun di kampus.

Kelima, tidak memerhatikan apa yang guru terangkan di depan. Tidak memperhatikan guru di depan akan membuat kita, kebingunan dalam belajar. Karena tidak paham apa yang guru beri tugas. Bukan itu saja karena itu termasuk dalam penilaian sikap berarti nilai kalian bisa dikurangkan. Sudah tidak paham, tidak tahu tugas apa, nilai dikurangi lagi. Jadi, tidak maukan sudah jatuh tertimpa tangga tertimpa kelapa lagi.

Keenam, ketika pelajar sakit tidak menanyakan PR dan meminjam catatan di sekolah atau kampus. Kesalahan berikutnya yang sering sebagian orang lakukan lupa atau tidak mau meminjam pr dan catatan temannya. Ini akan membuat kita susah karena satu kali sakit, kita telah meninggalkan pelajaran. Itu jika hanya pelajaran, kalau ada PR bagaimana. Tidakkah menjadi lebih susah. Jadi usahakan untuk menanyakan ke teman kalian tentang PR dan jangan lupa meminjam catatan mereka. 

Ketujuh, tidak belajar sama sekali. Ini adalah pelajar yang parah diantara yang parah. Tidak belajar sama sekali membuat kalian mendapatkan nilai yang tidak bagus. Jika nilai tidak bagus terus menerus akan berakibat kalian tidak akan naik kelas bahkan lulus untuk siswa sedangkan untuk mahasiswa berakibatkan kalian akan di DO dari kampus itu. Jadi, jangan sampai tidak belajar harus belajar walaupun minimal 1 jam per hari.

Kedelapan, hanya suka menyontek pekerjaan teman. Ini adalah hal yang tidak boleh dibuat boleh. Sebenarnya ini hal tidak boleh dilakukan oleh agama dan negara sekalipun. Jika, boleh coba kalian adukan ke dinas pendidikan apakah boleh. 

Kalau ada yang bilang boleh berarti ada yang salah. Menyontek adalah perbuatan yang sangat salah karena akan membuat pribadi yang tidak jujur dan juga membuat pribadi yang tidak amanah. Dengan kebiasaan menyontek kita tidak akan bertambah pintar melainkan nilai yang bagus. 

Ya.. jika itu masih bisa dilakukan. Jika, dipegang oleh dinas atau pemerintah secara langsung yang melarang untuk nyontek apakah kalian bisa menyontek. Apalagi di Ujian Akhir Sekolah (UAS), bakalan kalian bisa tidak lulus. Bahkan ujian masuk perguruan tinggi sekaligus, kalian tidak akan masuk karena banyak yang pintar bukan berdasarkan nilai belaka.

Kesembilan, tidak pernah bertanya apa yang kalian tidak tahu. Kesalahan ini akan membuat kita menjadi orang yang tidak tahu apa-apa. Jika tidak mengerti kita akan semakin tidak mengerti pada pelajaran selanjutnya. Ini sangatlah berbahaya yang berakibat hancurnya nilai kalian di sekolah maupun di kampus. Jadi, berusaha bertanya walaupun memalulakn sekalipun.

Jadi, jangan sampai melakukan kesalahan-kesalahan di sekolah maupun di kampus ya... dan selamat belajar.
Post a Comment