Karakteristik, Struktur Organisasi, dan Klasifikasi Makhluk Hidup

Biologi > Materi Biologi SMA > Ruang Lingkup Biologi

Artikel kali ini tentang karakteristik, struktur organisasi, dan klasifikasi makhluk hidup.
Apa definisi Biologi;
Biologi adalah ilmu mempelajari tentang makhluk hidup, bagaimana interaksinya satu sama lain, dan bagaimana interaksinya dengan lingkungan.

Karakteristik ilmu biologi ditentukan oleh objek yang dipelajari dan permasalah yang dikaji. Karakteristik dasar makhluk hidup yaitu;


1. Makhluk hidup disusun oleh sel
Makhluk hidup disusun oleh sel - keping darah
Sel Darah Merah
Makhluk hidup pasti memiliki satu atau lebih sel yang berfungsi menjalankan semua kegiatan, seperti bergerak, berjalan, menggunakan otak untuk berpikir dan lain-lain digerakkan dari interaksi antar sel yang saling bekerjasama menghasilkan fungsi tertentu dalam makhluk hidup. Walaupun ada makhluk hidup bersel satu tapi semua itu bergerak dan menjalankan semua kegiatan dari bagian-bagian sel tersebut. Contoh yang ada disamping adalah gambar sel dara yaitu keping darah. Jika tidak ada darah bayangkan kita tidak bisa hidup bahkan hanya kekurangan darah saja manusia bisa mati.

2. Makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan
Mahkluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan - kelinci
Kelinci
Setiap makhluk hidup mengalami penambahan volume serta penambahan berat tubuh. Itu terjadi karena makhluk hidup mengalami penambahan jumlah sel serta peningkatan volume sel. makhluk hidup juga memerlukan asupan makanan untuk terus berkembang. Contoh gambar disamping adalah kelinci yang awal kecil dan tumbuh semakin besar .Bukan hanya besar tetapi juga bertambah berat badan dari ringan menjadi makin berat. Bayangkan jika kelinci tidak bertambah besar pasti ada kelainan pada kelinci tersebut atau juga ia telah mati.

3. Makhluk hidup melakukan proses metabolisme
Mahkluk hidup melakukan proses metabolisme - Tomat
Tomat yang awal Hijau
menjadi merah
Makhluk hidup melakukan proses metabolisme dari pernapasan yang kita lakukan sampai pengeluaran energi dalam diri kita. metabolisme adalah sangat penting dalam tubuh kita. Sayuran yang telah kita cabut tetap mengalami proses metabolisme, itu karena selama sel belum mati metabolisme masih tetap jalan dengan proses pernapasan. Contoh pada cabai yang hijau menjadi merah adalah proses metabolisme yang masih berlanjut, atau sayuran kita tutupi plastik bening yang tiba-tiba berembun pada plastik tersebut.


4. Makhluk hidup memberikan respons terhadap rangsang.
Makhluk hidup memberikan respons terhadap rangsang - Daun Putri Malu
Daun Putri Malu
Makhluk hidup dapat mengenali rangsangan yaitu sakit, geli, gatal atau sebagainya untuk jenis makhluk hidup tertentu. sedangkan tumbuhan mengalami pertumbuhan ke arah matahari akibat dari rangsangan cahaya matahari. Bakteri mengalami rangsangan terhadap zat tertentu. makhluk hidup dapat menerima rangsang karena respon langsung dari sel. Misalnya panas membuat makhluk hidup mengalami berbagai macam hal seperti kesakitan, membentuk kapsul pada bakteri, tanaman menjadi layu dan lainnya.

5. Makhluk hidup melakukan reproduksi
Makhluk hidup melakukan reproduksi - Ular yang Menetas
Ular yang Menetas
Makhluk mengalami reproduksi dari bakteri sampai tingkat tinggi ini karena sel memilik gen yang dapat berduplikasi menjadi beberapa bagian sebagai bentuk awal sebelum terjadinya reproduksi. misalnya bakteri mengalami pembelahan biner, tumbuhan mengalami pembentukan bunga kemudian menjadi buah, pada hewan dan manusia mengalami pembentukan janin. Pada hewan dapat melakukan salah satu perkembang biakan yaitu perkembangbiakan secara bertelur dan perkembangbiakan secara melahirkan atau keduanya yaitu bertelur dan juga melahirkan. Contoh gambar disamping adalah Telur ular yang akan menetas menjadi anak ular.

6. Makhluk hidup mampu beradaptasi dengan lingkungan
Mahkluk hidup mampu beradaptasi dengan lingkungan - Beruang kutub
Beruang Kutub
Makhluk hidup dapat beradaptasi meskipun lingkungannya berubah. misalnya  bakteri mengalami panas berlebihan yang mengakibatkan bakteri membentuk kapsul, tumbuhan mengalami kekeringan pada biji yang mengakibatkan biji mengalami stagnan berakibat terhentinya metabolisme sementara, katak mengalami perubahan pada masa kecebong dengan pernapasan insang ke pernapasan paru-paru pada katak.  Pada gambar di samping adalah beruang kutub yang bertahan hidup dengan cara memakan daging yang banyak untuk mempersiapkan dari musim dingin yang panjang.

Terorganisasinya Makhluk Hidup
Makhluk hidup memiliki struktur yang terorganisasi. Struktur kehidupan tersusun mulai dari yang paling sederhana,.Struktur organisasi kehidupan dalam berbagai tingkat sebagai berikut:

1. Tingkat Molekul
Tingkat Molekul - Genetika
Genetika
Tingkatan molekul adalah tingkatan paling bawah dalam terbentuknya sebuah oranisme atau individu. molekul berperan untuk mengenal fungsi setiap sel. molekul berbentuk gen yang berperan dalam pewarisan sifat. gen terdiri dari DNA, RNA, Protein yang memfungsikan sel tersebut dengan fungsinya. Molekul lainnya adalah karbohidrat yang menjadikan tubuh kita memiliki tenaga. Dan juga lemak sebagai penyimpanan cadangan makanan sementara jika karbohidrat masih kita punyai di dalam tubuh kira.

2. Tingkat Sel
Tingkat Sel - Sel Saraf
Sel Saraf
Sel merupakan unit kehidupan yang terkecil. Sel terbagi menjadi dua yaitu, multiseluler adalah makhluk hidup yang memilik dua sel atau lebih. misalnya hewan, jamur, tumbuhan, dan beberapa protista. Sedangkan uniseluler adalah makhluk hidup yang hanya memilik satu sel, misalnya beberapa protista, dan bakteri. Pada manusia sel sangat banyak karena kita termasuk multiseluler. Sel adalah gabungan beberapa molekul membuat sel menjadi terstruktur.

3. Tingkat Jaringan
Jaringan merupakan gabungan beberapa sel yang memiliki fungsi yang sama. Jaringan pada beberapa hewan yang memiliki jaringan otot, jaringan saraf, darah, atau epidermis. Porifera dan Coelenterata merupakan contoh makhluk hidup yang paling sederhana yang memiliki dua lapisan sel pembentuk tubuh (diploblastis). Sedangkan bakteri tidak memiliki jaringan karena hanya terdiri dari satu sel.

4. Tingkat Organ
Tingkat Organ - Jantung
Jantung
Organ merupakan kumpulan jaringan yang saling berinteraksi menghasilkan funsi tertentu. Contoh organ pada hewan mamalia adalah lambung, jantung, paru-paru, dan hati. contoh organ pada tumbuhan yaitu buah, bunga, batang, daun dan lain-lain. Contoh disamping adalah organ jantung yang berfungsi sebagai pemompa darah dan membersihkan darah. Tanpa adanya organ jantung maka manusia akan mati seketika.







5. Tingkat Sistem Organ
Tingkat Sistem Organ - Otak
Otak

Sistem organ yang disusun dari organ-organ yang saling berinteraksi melaksanakan fungsi di dalam tubuh. sebagai contoh jantung dan peredaran darah, berfungsi untuk mengedarkan darah keseluruh tubuh. Contoh sistem organ yang lain adalah saraf dengan otak. Saraf memberikan rangsangan melalui penghantar listrik yang sangat kecil dan sangat cepat yang langsung diterima oleh otak kita. Jika saraf rusak berarti rusaknya menerima rangsangan kita.


6. Tingkat Individu
Seeokor Kucing
Di tingkat individu, berlangsung mekanisme yang kompleks yang terjadi karena kordinasi dan interaksi dengan sistem organ tersebut. misalnya kelinci, cicak, cacing, jagung, padi. Contoh  gambar di samping adalah seekor Kucing.







7. Tingkat Populasi
Tingkat Populasi
Populasi
Populasi adalah kumpulan individu pada waktu dan tempat yang sama. populasi terdapat bermacam-macam misalnya populasi rumput, populasi kambing, populasi jagung, dan lain-lain. Jika hewan melebih satu sudah bisa disebut populasi. Ingat populasi adalah hewan yang berkumpul bersama pada waktu itu dan tempat itu.





8. Tingkat Komunitas
Tingkat Komunitas - Burung Unta
Burung Unta
kumpulan populasi yang saling berinteraksi pada waktu dan tempat yang sama. misalnya komunitas air tawar, komunitas pantai, komunitas rawa, dan lain-lain. Contoh gambar di samping adalah komunitas padang rumput oleh sekelompong burung unta.





9. Tingkat Ekosistem
Tingkat Ekosistem - Bioma Savana
Bioma Savana
Ekosistem adalah interaksi makhluk hidup(biotik) dengan lingkungannya (abiotik). Ekosistem Tanah, Ekosistem air tawar, dan lain-lain. Contoh gambar disamping adalah Ekosistem Savana Afrika.





10. Tingkat Bioma
Tingkat Bioma - Samudra
Bioma Samudra
Kumpulan ekosistem yang melingkupi wilayah dan waktu tertentu membentuk bioma. bioma misalnya bioma gurun, bioma padang pasir, dan lain-lain. Contoh gambar di samping adalah bioma Samudra yang terdiri dari ikan-ikan dan tumbuhan air yang saling berinteraksi dengan makhluk hidup di sana.






Klasifikasi Makhluk Hidup
Klasifikasi makhluk hidup yang umum digunakan sekarang adalah klasifikasi 6 kingdom. Kingdom tersebut diantaranya, archaebacteria, eubacteri, protista, fungi, plantea, dan animalia. Klasifikasi ini pertama kali dipublikasikan oleh Carl Woese pada tahun 1997. Ciri-ciri yang memisahkan setiap kingdom tersebut adalah sebagai berikut.

1. Kingdom Archaebacteria (Archaea) dan Kingdom Eubacteria (Bakteri)
Kingdom Archaebacteria dan Kingdom Eubacteria - E-coli
E-Coli
Ciri dalam kingdom Archaea dan bakteri adalah bersifat prokariotik (tidak memiliki membran inti), hidup pada daerah yang ekstrem, hanya memiliki satu sel, metabolisme dilakukan semuanya di dalam sel tersebut, perkembangbiakan secara pembelahan biner. perbedaan pada kedua kingdom ini adalah komposisi dinding selnya dan unsur penyusun ribosom. Bakteri dapat menyebabkan penyakit manusia seperti diare yang disebabkan oleh E-coli yang telalu banyak di dalam usus besar dan usus halus kita. E-coli dalam jumlah biasanya tidak berbahaya bahkan dapat membantu dalam metabolisme tubuh kita.

2. Kingdom Protista.
Kingdom Protista - Alga
Alga
Ciri kingdom ini adalah memiliki inti sel (Eukariotik), beberapa makhluk hidup berrkembangan biak seperti bakteri contohnya makhluk hidup primitif seperti paramecium sp. Contoh kingdom ini diantaranya alga, jamur lendir, jamur air, protozoa. Kingdom protzoa banyak yang menguntungkan misalnya alga. Alga berguna untuk makanan para hewan laut dan sebagian bisa menjadi agar-agar untuk membuat jelly yang enak. Alga yang banyak digunakan untuk makanan adalah alga merah dan alga hijau.

3. Kingdom Fungi
Kingdom Fungi - Jamur
Jamur
Organisme kingdom fungi dipisahkan dari kingdom lainnya karena memiliki struktur dinding sel, serta cara memperoleh makanan dan cara reproduksi yang berbeda dengan kingdom lainnya. Ciri lainnya adalah memiliki dinding sel, jamur bersifat saprofit (memakan sisa bahan organik). Jamur adalah tanaman yang sangat unik karena pertumbuhannya yang sangat cepat. Pada jenis jamur kayu pertumbuhan membentuk jamur hanya hitungan hari dan berakhir pada hirungan hari saja. Karena sel yang sangat sederhana membuat jamur tumbuh sangat cepat.

4. Kingdom Plantae (Tumbuhan)
Kingdom Plantae - Tumbuhan
Tumbuhan
Organisme Plantae merupakan organisme multiseluler (bersel lebih dari satu) eukariotik. Hampir semua tumbuhan memiliki klorofil berguna sebagai pembuatan makanan. (bersifat autotrof). Kingdom ini terdiri dari lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan biji. Tumbuhan adalah mahluk hidup tingkat tinggi sama seperti hewan. Tumbuhan adalah penghasil oksigen terbesar di muka bumi tanpa adanya tumbuhan mahkluk hidup akan kekurangan oksigen dan dapat mengalami kepunahan masal pada mahluk hidup. Jadi, berbaik hatilah dengan tumbuhan


Yang disebutkan disini hanya 5 kelompok saja dan untuk mamalia akan dimasukkan pada artikel yang lain.

Daftar Pustaka
Pratiwi, D.A, Maryati, S. Srikimi, Suharno, & S. Bambang.2007. Biologi untuk SMA Kelas X. Jakarta. Penerbit Erlangga.
Post a Comment