Alat Ukur Panjang dan Waktu serta Ketelitiannya

Fisika > Materi Fisika SMA > Besaran Fisika dan Satuannya

Kali ini saya akan membahas tentang Alat Ukur Panjang dan Waktu beserta Ketelitiannnya.
Dalam penelitian atau percobaan kita lakukan tidak lepas dari namanya pengukuran dari membuat rumah sampai pembuatan pesawat terbang. Pengukuran sangat penting dalam kehidupan kita sehingga kita tidak bisa berkembang. Coba kita pikirkan membuat pesawat tanpa mengukur.

Alat Ukur Panjang yang kita bahas hanya tiga saja, yaitu Mistar, Jangka Sorong, Mikrometer Sekrup. Pengukuran panjang lainnya sangatlah banyak sehingga memfokuskan tiga lebih baik dari pada menaruh semua diposting, kalau semua pengukuran panjang lainnya dimasukkan di posting bisa kriting tanganku untuk menulis artikel ini. Kita langsung saja ya...
1. Mistar
Mistar yang biasanya digunakan mengukur panjang kertas atau membuat garis di kertas memiliki nilai terkecil 1 mm atau 0,1 cm. Ketelitian mistar terlihat pada skala terkecilnya. Jadi, ketelitiannya atau ketidakpastian mistar adalah 1/2 x 1 mm atau bisa juga 0,5 mm atau 0,05 cm. 

2. Jangka Sorong 
Jangka Sorong biasa digunakan untuk menentukan ukuran suatu ketebalan suatu benda. Jangka sorong memiliki dua skala, yaitu noninus dan skala utama. Sepuluh skala utama memiliki panjang 1 cm, sedangkan skala nonius terdiri atas 10 skala dengan panjang 0,9 cm.

beda skala nonius dengan satu skala utama adalah 0,1 cm sampai 0,09 cm dan dapat mencapai ketelitian 0,01 cm atau bisa juga disebut 0,1 mm. Jadi, skala terkecil jangka sorong adalah 0,1 mm atau bisa juga 0,01 cm.

Ketelitian jangka sorong adalah setengah dari skala terkecilnya. Jadi, ketelitian jangka sorong adalah 1/2 x 0,1 mm = 0,05 mm atau disebut juga 0,005 cm. Sangat kecil di bandingkan mistar di atas.

Untuk mengetahui Lebih dalaam tentang Penggunaan Jangka Sorong, lihatlah video di bawah ini;


3. Mikrometer Sekrup
Mikrometer sekrup digunakan untuk mengetahui ketebalan kelerang tetapi bisa menentukan ketebalan yang lain juga. Ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan Jangka Sorong. Skala utama tertera pada skala noninus dan selubung tertera pada selubung luar.

Jika selubung luar  kita putar sampai satu kali maka rahang geser dan juga selubung luar mundur atau maju 0,5 mm tergantung arah mana kita putar ke kanan atau ke kiri. Karena selubung luar terbagi atas 50 skala, maka 1 skala pada selubung luar sama dengan jarak mundur atau maju rahang geser sejauh 0,5 mm/50 = 0,01 mm.

Jadi, skala terkecil mikrometer sekrup adalah 0,01 mm atau juga 0,001 cm. Ketelitian mikrometer sekrup adalah 1/2 x 0,01 mm = 0,005 mm atau juga 0,0005 cm

Untuk mengeahui lebih dalam tentang cara menggunakan mikrometer sekrup, maka lihat video di bawah ini;

Salah satu contoh pengukuran lain, misalnya Sebuah instrumen, yang disebut fathometer memancarkan pulsa ultrasonik. Ketika pulsa itu mengenai dasar laut, pulsa dipantulkan dan pulsa pantul ini diterima kembali oleh fathometer. 

Alat Ukur Waktu
Alat ukur yang umum yang digunakan adalah stopwatch. Jarak antara dua gores panjang yang ada angkanya adalah 2 sekon. Jarak itu dibagi atas 20 skala. Jadi, skala terkecilnya adalah 2/20 sekon = 0,1 sekon. Maka kita dapatkan ketelitian stopwatch adalah 1/2 x skala terkecil = 1/2 x 0,1 sekon =0,05 sekon.

Tapi, sekarang lebih mudah karena kita bisa gunakan stopwatch digital di smartphone maupun di PC kita, jadi tidak perlu khawatir untuk tahu penggunaan stopwatch.

Sumber :
Kanginan, Marthen. 2014. Fisika untuk SMA Kelas X Jilid 1. Jakarta. Penerbit Erlangga.
Post a Comment